HANG LI PO, PENYAMBUNG LEGASI

November 1, 2013 § Leave a comment

HANG LI PO, PENYAMBUNG LEGASI. Gelagat Hang Li Po sementara menunggu doktor mengambil sampel darah untuk mengetahui tahap kesihatannya di Pulau Orang Utan Bukit Merah. Orang Utan atau nama saintifiknya Pongo pygmaeus adalah mamalia yang hanya terdapat di kepulauan Borneo dan Sumatera. Orang Utan dewasa hanya dapat melahirkan anak kira-kira 7 tahun sekali dan tempoh kandungan adalah selama 8 hingga 9 bulan. DNA mamalia ini adalah 97 peratus sama dengan DNA manusia. Di Semenanjung Malaysia, satu-satunya pusat konservasi adalah di Pulau Orang Utan yang terletak di Bukit Merah, Perak. Yayasan Pulau Orang Utan Bukit Merah ini diberi tanggungjawab untuk menjaga dan memelihara kemandirian Orang Utan. Setiap Orang Utan yang lahir akan dipantau dan diberikan rawatan yang sewajarnya. Sebelum dilepaskan ke dalam hutan, anak Orang Utan yang berumur 1 hingga 3 tahun akan ditempatkan di dalam pusat asuhan. Hang Li Po, berumur 1 tahun 5 bulan adalah anak Orang Utan termuda di Pulau ini. Ianya dipantau dan ditempatkan ke dalam pusat asuhan bersama anak Orang Utan yang lain. Didalam pusat asuhan ini, mereka dilatih untuk berdikari seperti mencari makanan dan membuat sarang sebelum mereka dilepaskan ke habitat sebenar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Image

You are currently viewing HANG LI PO, PENYAMBUNG LEGASI from at ADI SAFRI.